• Teknologi

    Postingan mengacu pada informasi pengembangan teknologi.

  • Informasi

    Memposting Informasi secara akurat dan terupdate setiap harinya.

  • Komunikasi

    Memberikan komunikasi yang baik terhadap para pembaca blog setia

  • Gudang Ilmu

    Insyallah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada setiap pembaca blog

  • Kenapa Detik Informasi?

    Karena memberikan informasi secara cepat, akurat, dan dapat di pertanggungjawabkan

Tuesday, December 31, 2013

CARA MEMPERINDAH TAMPILAN BLOG

CARA MEMPERCANTIK TAMPILAN BLOG

Banyak cara yang dilakukan oleh seorang Blogger, dalam rangka menarik hati para pengunjung Blog-nya.
Diantara-nya adalah Mempercantik Tampilan Blog, dengan desain, gadget, dan warna-warna yang menarik.






Tujuan seperti ini, setidaknya akan membuat para pengunjung Blog merasa nyaman, dan betah tinggal lebih lama, dengan meng-Klik artikel-artikel lainnya. 

Tentu saja harus didukung, dengan artikel kita yang orisinil dan menarik.

 

Berikut adalah Cara MemperCantik Tampilan Blog :

 

Ikuti tahapan ini :  



1. Pertama masuk ke dalam Dashboard 

   Lalu Klik daftar Entri,

2. Setelah muncul Daftar Entri-nya, 

   Kemudian Klik Templete,

 
3. Setelah itu Klik Sesuaikan, 
 

4. Tahap selanjutnya gunakan latar belakang 

   Template sesuai keinginan-Mu, 

   Ada banyak pilihan, coba satu persatu. 

   Kita gunakan : - Sederhana 

                  - Template Dinamis 

                  - Jendela Gambar   

                  - PT. Keren Sekali

 

  Blog Gudang Ilmu menggunakan tempelate PT. Keren Sekali 


5. Langkah berikutnya dalam Latar Belakang, 

   gunakan Perataan. 

   Ada banyak Pilihan yang bisa kita atur, 

   Kekiri, tengah, kanan atau atas dan bawah. 

   Sesuaikan saja dengan selera-Mu.

 

 

6. Kemudian kita sesuaikan Lebarnya, 

   atur saja Bilah Pinggir Kiri, 

   Bilah Pinggir Kanan, dan seluruh Blog. 

   seperti ini :

7. Dalam Tingkat Lanjut, atur juga : 

   - Laman           - Latar Tab  

   - Link            - Header Tanggal 

   - Deskripsi Blog  - Judul Posting  

   - Teks Tab        - Latar Entri, dll 

   Tahapan warna akan Yulia jelaskan nanti.

8. Setelah semua selesai disesuaikan, 

   kemudian Klik "Terapkan ke Blog" 

   Untuk melihat hasilnya, Klik "Lihat Blog" 

   Langkah terakhir, Klik Kembali ke Blogger.

 

 

Selesai.  

Begitulah cara yang yulia lakukan dalam men-Design Blog Gudang Ilmu

 

 

Share:

Tuesday, December 24, 2013

Hukum Mengucapka Selamat Natal

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah shalawat dan salam untuk Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya. Nuansa Natal di negeri yang mayoritas muslim ini sudah sangat terasa kemeriahannya. Mall-mall dan pusat perbelanjaan menggelar event-event bertemakan natal. Semua itu untuk memeriahkan hari crismash yang diyakini kaum Nasrani sebagai hari kelahiran al Masih atau Jesus yang diklaim sebagai tuhan atau anak Tuhan.

Dalam akidah Islam Isa putera Maryam adalah Nabi dan Rasul Allah Ta’ala. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Bahkan Allah Ta’ala telah membantah di banyak ayat-Nya bahwa Dia menjadikan Isa sebagai putera-Nya,

وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا
“Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.” (QS. al-Jin: 3)

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنَّى يَكُونُ لَهُ وَلَدٌ وَلَمْ تَكُنْ لَهُ صَاحِبَةٌ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-An’am: 101)
Allah mengabarkan bahwa Dia Mahakaya tidak butuh kepada yang lainnya. Dia tidak butuh mengangkat seorang anak dari makhluk-Nya.

قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا سُبْحَانَهُ هُوَ الْغَنِيُّ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ إِنْ عِنْدَكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ بِهَذَا أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
“Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” (QS. Yunus: 68)

Sesungguhnya umat Kristiani telah berlaku lancang kepada Allah dengan menuduh-Nya telah mengangkat seorang hamba dan utusan-Nya sebagai anak-Nya yang mewarisi sifat-sifat-Nya. Karena ucapan mereka ini, hamper-hampir langit dan bumi pecah karenanya.

Maka tidak mungkin seorang muslim yang mentauhidkan Allah akan ikut serta, mendukung, mengucapkan selamat atasnya, dan bergembira dengan perayaan-perayaan hari raya tersebut yang jelas-jelas menghina Allah dengan terang-terangan. Keyakinan ini membatalkan peribadatan kepada Allah, karena inilah Allah Ta'ala menyifati Ibadurrahman bersih dari semua itu:

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ
"Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu. . ." (QS. Al Furqaan: 72) Makna al Zuur, adalah hari raya dan hari besar kaum musyrikin sebagaimana yang dikatakan Ibnu Abbas, Abul 'Aliyah, Ibnu sirin, dan ulama lainnya dari kalangan sahabat dan tabi'in.

Namun di tengah-tengah zaman penuh fitnah ini, prinsip akidah yang sudah tertera sejak 1400 tahun yang lalu mulai digoyang dan dianulir. Atas dalih toleransi umat beragama, menghormati perayaan agama orang lain. Dengan dalih kerukunan antarumat beragama, sebagian umat Islam ikut-ikutan merayakan dan memeriahkan hari besar kufur dan syirik ini. Sebagian mereka dengan suka rela mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir atas hari raya mereka yang berisi kekufuran dan kesyirikan terebut.

Lebih tragis lagi, pembenaran saling mengucapkan selamat atas hari raya antar umat beragama dilontarkan oleh para tokoh intelektual Muslim. Tidak sedikit mereka yang bergelar Profesor dan Doktor.

Haramnya mengucapkan selamat kepada kaum kuffar atas hari raya agama mereka, sebagaimana dipaparkan oleh Ibnul Qayyim, karena di dalamnya terdapat pengakuan atas syi’ar-syi’ar kekufuran dan ridla terhadapnya walaupun dia sendiri tidak ridha kekufuran itu bagi dirinya. Kendati demikian, bagi seorang muslim diharamkan ridha terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran atau mengucapkan selamat dengan syi’ar tersebut kepada orang lain, karena Allah subhanahu wa ta'ala tidak ridha terhadap semua itu, sebagaimana firman-Nya,

إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ
“Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu.” (QS. Al-Zumar: 7)

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah: 3) dan mengucapkan selamat kepada mereka dengan semua itu adalah haram, baik ikut serta di dalamnya ataupun tidak.”

allahuakbar

--- Semoga Bermanfaat ---




Share:
AgungTriatmaja. Powered by Blogger.

Popular Posts